One Line Laboratory Services

Industrial Hygiene & Biomonitoring

Jasa Higiene Industri dan Biomonitoring (Industrial Hygiene and Biomonitoring)

  • Udara Lingkungan Kerja (Organik dan an-Organik)
  • Paparan Kimia Area dan Personal
  • Pemantauan Debu Lingkungan Kerja dan Personal (Inhalable dan Respirable)
  • Pemantauan Mikrobiologi Lingkungan Kerja
    • Bakteri, Jamur Kapang
    • Legionella dan lainnya
  • Pemantauan Paparan Fisika
    • Heat Stress, Area dan Personal
    • Vibration (Hand Arm & Whole Body)
    • Noise Dose, Kebisingan Area, Noise Mapping
    • Ilumination
    • Non Ionic Radiation
    • Ergonomic
  • Health Risk Assessment (HRA)
  • Biomonitoring
    • Parameter An-Organik (Logam Dalam Darah Maupun Urine)
    • Parameter Organik
      No Parameter Determinan
      1 Benzene S-Phenhyl Mercapturic Acid (SPMA) dalam Urin
      2 Tolunen Toluene dalan Urin
      3 Xylene Methyl Hipuric Acid dalam Urin
      4 Lead (Pb) pb dalam Urin
      5 Cadmium (Cd) Cd dalam Urin
      6 Chromium (Cr) Cr dalam Urin
      7 Arsenic As dalam Urin
      8 Mercury Hg dalam Urin
      9 Methyl Ethyl Ketone MEK dalam Urin
      10 Acetone Acetone dalam Urin

 

Industrial Hygiene Overview

Dalam hal penanganan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), kami senantiasa memandangnya sebagai manifestasi jangka panjang. Hampir semua bidang pekerjaan memiliki resiko yang menyangkut masalah kesehatan bagi pekerjanya. Tidak hanya ketika mereka masih aktif bekerja, tetapi juga akibat yang timbul ketika mereka tidak lagi melakukan pekerjaannya tersebut. Biasanya, masalah gangguan yang diakibatkan aktifitas kerja baru akan terlihat dampaknya setelah orang tersebut berhenti dari pekerjaannya baik dalam jangka waktu dekat maupun lama. Oleh karena itu diperlukan adanya sistem yang bisa menanggulangi situasi tersebut melalui pencegahan dini.

unknown-cost

Mengenai biaya yang harus dikeluarkan untuk menjaga kesehatan kerja serta menanggulangi kecelakaan kerja bagaikan fenomena Gunung Es di tengan lautan. Apabila dilihat dari permukaan sepertinya hal tersebut kecil tetapi semakin kita lihat ke dalam ternyata yang kecil tersebut merupakan puncaknya saja, sedangkan permasalahan sesungguhnya tersembunyi di dalamnya.

Hal tersebut tentunya akan dapat merugikan perusahaan di kemudian hari, belum lagi penurunan produktifitas kerja seseorang akan sangat tergantung juga pada masalah Kesehatan Kerja.

Laboratorium AAS mempunyai KOMITMEN yang kuat dalam membantu perusahaan-perusahaan dalam menanggulangi permasalahan di bidang INDUSTRIAL HYGIENE. Komitmen tersebut kami buktikan dengan Menyediakan Peralatan pengukuran IH yang terbaru serta fasilitas Laboratorium yang tercanggih dan didukung oleh Tenaga Ahli yang berkompeten di bidangnya.

Our Industrial Hygiene Programs. WAS ( Working Area Assesment )

Working Area Assesment ( WAS ) Programme adalah salah satu program yang ditawarkan AASLab kepada dunia industri guna mencari solusi alternatif permasalahan tersebut. WAS Programme adalah kajian yang bersifat Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif serta dilaksanakan secara Komprehensif terhadap Peningkatan Program Kesehatan Kerja Bagi Karyawan yang dilaksanakan oleh Industri guna meningkatkan Kondisi Kerja lebih PRODUKTIF.

ih-program

Tenaga Ahli kami siap membantu dalam menentukan Sumber Bahaya di lokasi Kerja (HIRA) dalam bentuk Identification Hazard Maping (IHM) serta memberikan Solusi Alterantif dari penyelesaian masalah tersebut dalam bentuk SISTEM dan Implementasi Program IH di Perusahaan.

Parameter Pengukuran Industrial Hygiene

Workplace Air Quality Monitoring

Melakukan indentifikasi sumber PAPARAN Bahan KIMIA, FISIKA dan MIKROBIOLOGI yang bersumber dari Kegiatan di Lokasi Kerja. Target Mengetahui dan Memahami kualitas udara dari lingkungan kerja akibat paparan bahan Kimia dan Mikrobiologi Serta faktor Fisika, Baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Data tersebut dipakai sebagai bahan dasar guna melakukan perbaikan sistem (Preventive System).

identifikasi-risk

Human Exposure Analysis (Biomonitoring) Overview

The need to assess the real health effects from exposure to chemicals is hampered by our inadequate understanding of what chemicals people are exposed to and to what degree these exposures might cause short term (acute) or long term (chronic) adverse health effects.

tourniqutte

What is Human Biomonitoring?

Human Biomonitoring is the measurement of toxic substances in the human body. The purpose of Human Biomonitoring is to determine if you have been exposed to a toxic substance, how much of that toxic substance is in your body, and whether the amount of that toxic substance in your body is enough to cause an adverse health effect. Toxic substances generally enter the body through one of three routes: ingestion, inhalation, or dermal penetration.

The amount of substance available for toxic action depends on a number of factors. In most cases, the substance is absorbed to some degree into the bloodstream where it is distributed throughout the body. At this point, toxic substances have three possible fates: they are stored, excreted, or metabolized. Most chemicals undergo some combination of all three. Storage typically occurs in a reservoir such as bone or adipose tissue. Excretion involves the elimination of substances or their metabolites through urine, feces, saliva, sweat, or exhalation. Substances that are metabolized are often chemically altered to make excretion of the substance easier.

exposure-assesment

The time (antecedent or present), duration, and intensity of exposure to a particular substance will dictate the choice of human tissue that is sampled to monitor the substance or its metabolites. Most Human Biomonitoring involves sampling humans for whole blood or serum and urine. However, meaningful results have been achieved from sampling saliva, feces, hair, nails, teeth, breath, and sweat. For example, when exposed to lead from paint, approximately 90 percent of lead absorbed will be stored in the bone over time and 10 percent is excreted, mostly through the urine, nails, and hair.

What Can AASlab Do for You?

AAS Laboratory is uniquely positioned to help you with a full range of professional services from design, development, and writing funding/grant proposals to preparing final consultative reports on sound scientific laboratory data.

Parameters Analysis

Saat ini AAS Laboratory sudah terakreditasi ISO 17025 oleh KAN, dengan demikian KETELUSURAN data pengukuran yang dilakukan dapat terjamin dengan Baik. Sealin itu, di dukung peralatan tercanggih di kelasnya seperti GCMS, HPLC dan Hybride Atomic Absorption Spectrophotometer dan TEnaga Ahli yang memang mempunyai Kompetensi di Bidangnya.

who

Analisa Biomonitoring yang bisa di lakukan oleh AASLab :

exposure-parameter